Home > Umum > Bentrok 2 Desa : Tembakan Peringatan Polisi Kejutkan Warga Desa Mandailing Natal

Bentrok 2 Desa : Tembakan Peringatan Polisi Kejutkan Warga Desa Mandailing Natal

E Mei Amelia R – detikNews
Jakarta – Bentrokan antarwarga Desa Huta Tua dan Desa Gunung Baringin di Panyabungan Timur, Mandaling Natal, Sumatera Utara belum juga reda. Warga Desa Huta Tua diduga kembali menyerang warga Desa Gunung Baringin malam ini dengan melepaskan tembakan sekitar pukul 21.15 WIB.

Aparat petugas yang telah berjaga di Desa Gunung Baringin kemudian memberikan tembakan peringatan ke arah pelaku yang melepaskan tembakan.

“Letusan senjata api berasal dari personel yang nge-pam (melakukan pengamanan) di sana karena mendengar ada letusan dari arah warga Huta Tua,” kata Kapolres Mandailing Natal, AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe saat dihubungi detikcom, Jumat (9/9/2011).

Kapolres mengatakan, kejadian bermula ketika petugas melakukan penjagaan di Desa Gunung Baringin. Tiba-tiba saja, petugas dikejutkan dengan bunyi letusan senjata api dari arah Desa Huta Tua.

“Anggota kemudian memberikan tembakan peringatan ke arah bunyi letusan,” katanya,

Namun, warga yang meletuskan senjata api tersebut melarikan diri. Pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang, melarikan diri ke arah hutan.

“Petugas sedang mengejar mereka ke atas, ke arah hutan,” katanya.

Hingga kini, sekitar 30 personel disiagakan di lokasi untuk mengamankan kedua desa yang bentrok. Bentrokkan terjadi sejak Rabu malam lalu, dipicu dari keributan saat aksi dangdut di Desa Gunung Baringin. Hingga kini, kondisi di lokasi belum kondusif.

“Sesungguhnya sudah ada perdamaian, tapi masyarakat yang disinyalir pegang senjata rakitan itu membuat teror, sehingga kita akan menyiagakan personel sampai situasi benar-benar kondusif,” katanya.

(mei/mok)

Categories: Umum
  1. November 1, 2012 at 2:40 pm

    Ada satu keluarga di Kepulauan Riau Isterinya Nasution sedang lakinay keturunan arab , alkisah suatu saat si laki terbentur masalah dengan KPK akhirnya si laki ini di pejara +/- 3 tahun , tapi anehnya sewaktu si laki ini berkuasa baca Menjabat Gubernur , banyaklah keluarga Nasution datang dan mengaku Nasution kepada keluarga ini, tetapi setelah si laki ini masuk penjara seolah olah yang dulunya mengaku Nasution tidak lagi Nasution, itulah anehnya Nasution kita ini Jadi tidak ada istiqomah atau konsistensi, jadi kemana angin bertiup ke arah situ dia ber ayun. , jadi sebagai pelajaran lah itu kepada kita Marga nasution ini jangan pernah terlalu berharap persaudaraan penuh karena kawan semarga saja belum tentu itu teruji . tetapi kalaupun ada itu sykurlah itu merupakan rahmad dari Tuhan yangMaha Kuasa.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: